Prof. Hendrawan Inisiasi Sosialisasi BI Lewat Wayang


KABARPEMALANG – Anggota DPR RI dari Komisi XI, Prof. Hendrawan Supratikno, menginisiasi sosialisasi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Bank Indonesia (BI)
lewat pagelaran wayang kulit di Desa Semingkir Kecamatan Randudongkal, Sabtu malam (14/10).
Foto : Senior staf BI Tegal, Tulus serahkan wayang kepada Ki Dalang

Hendrawan yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa
Tengah X yang terdiri dari Kabupaten Pemalang, Kabupaten dan Kota Pekalongan serta Kabupaten Batang.  Komisi XI itu sendiri tugasnya meliputi bidang perbankan dan keuangan.

Digelarnya pentas wayang kulit di Semingkir menurut Kades, Slamet Riyanto, merupakan pementasan seni dalam rangka ruwat bumi. Ruwat bumi di desa ini diisi dengan serangkaian kegiatan yang diawali istigasah, pengajian,  semaan Qur’an serta pagelaran wayang kulit.

"Dalam rangka ruwat bumi di desa kami dilakukan sejumlah rangkaian acara diawali dengan istigasah, pengajian, semakan quran dan pagelaran wayang kulit,", tutur Slamet Riyanto.

Menurut dia, melalui ruwat bumi warga berharap tanaman padinya kelak bisa panen dengan baik, rezeki berlimpah dan mereka yang sakit bisa sembuh. Dalam kesempatan itu Slamet menyampaikan program-program pembangunan baik infrastruktur maupun sertifikat tanah. Selain itu dia juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan Profesor Hendrawan Supratikno sehingga pagelaran wayang ini bisa terwujud.

Berkaitan dengan itu staf ahli DPR, Heriyono Tarjono, mengatakan pagelaran wayang kulit layak  dinikmati lantaran banyak yang bisa diteladani dari alur ceritanya.

"Pagelaran wayang kulit ini dalam rangka ruwat bumi yang artinya merawat bumi," kata dia.

Mewakili Bupati Pemalang yang berhalangan hadir, Camat Randudongkal, Sis Muhammad mengatakan, siapa saja yang mau merawat bumi maka bumi akan memberikan manfaat
yang lebih baik. Karena itu Desa Semingkir pun perlu dirawat lalu ditata agar investor mau hadir ke desa tersebut.

Sosialisasi BI dilakukan oleh perwakilan BI Tegal, senior staf Tulus. Dalam kesempatan itu dia menyampaikan beberapa program BI yang bisa dilaksanakan untuk Desa Semingkir di bidang pertanian. Selanjutnya disampaikan tata cara mengenali uang rupiah yang asli.


Pagelaran wayang kulit menghadirkan dalang Ki Yakut Aghib Ganta Nuraidin dari Banyumas. Lakon yang dipersembahkan adalah Temuruning Dewi Sri. (Ruslan Nolowijoyo/AB)

0 comments

Post a Comment