Video Super Slow Motion, Jadi Tren Tahun 2018 ?


Apa bedanya video slow motion dan super slow motion? Kalau kamu penasaran, mungkin halaman ini bisa sedikit menjawab pertanyaan di atas. Kami pikir ini bisa jadi tren untuk pembuatan konten. Tertarik?

Kami sudah memikirkan ini lama saat membaca sebuah artikel tentang tren video slow motion yang akan digemari. Memang sebagian besar produsen ponsel sudah menaruh fitur slow motion pada kameranya. Namun yang terbaru, super slow motion ini yang menarik.

Perbedaan

Mengutip republika.co.id (3/4/2018), dengan slow motion, kamera akan menangkap gambar dengan kemampuan 240 frame per second (fps). Sedangkan bila menggunakan fitur super slow motion, gambar yang bisa ditangkap mencapai 960 fps.

Super slow motion ini menangkap gerak real moment yang berlangsung selama 0,2 detik dan melambatkannya hingga menjadi enam detik. Efek dramatis inilah yang menarik meski konten yang diambil dari aktivitas sehari-hari.

Mengapa video super Slow motion bisa menjadi tren tahun 2018?

Salah satunya adalah dukungan Ponsel seperti beberapa merek di atas yang kami sebutkan. Merek-merek terus berlomba menghadirkan fitur yang menarik guna menarik konsumen yang berdampak sebuah tren. Orang-orang yang mulai penasaran, tentu akan ikut mencoba.

Alasan kedua adalah membuat video super slow motion sangat mudah. Beberapa merek Smartphone sebenarnya sudah menaruh fitur video gerak lambat pada ponsel mereka, seperti Zenfone 3, hanya saja saat ini dalam media sosial, konten visual yang semakin diminati membutuhkan cara baru untuk dinikmati.

Orang-orang saat ini menyukai berbagi konten dalam bentuk gambar dan video. Boomerang yang sempat mengambil perhatian kini hanya sebagai pelengkap. Harus ada sesuatu yang baru setelahnya. Konten visual dalam format gift juga sempat naik daun dan masih sering juga kami gunakan.

Maka kehadiran video slow motion saat ini yang kembali disorot, tak heran akan menarik perhatian seperti yang dilakukan beberapa brand Smartphone dengan sedikit menambahkan fitur anyarnya, yaitu super slow motion.

Menurut David Soong, seorang fotografer yang kami kutip dari situs inet.detik.com (3/4/2018), dulu membuat video gerak lambat sangat sulit. Pengguna memerlukan kamera yang harganya gak murah, belum lagi laptop yang harus kuat rendering buat memindahkan file-nya.

Kini dengan kehadiran sejumlah Smartphone dengan kemampuan menghasilkan video slow motion berkualitas baik, David percaya kini semua orang mampu membuat rekaman berisi gerakan lambat tersebut. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah kontennya.

Hasil riset dari Hubspot,  perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang pengembangan software,  konten yang berhubungan dengan keseharian mendapat lebih banyak jumlah penonton sebesar 94% dibandingkan topik di luar hal tersebut.

Ponsel yang sudah memakai fitur super slow motion

Tidak banyak memang, namun beberapa merek seperti Samsung Galaxy S9 dan S9+ sudah membawanya. Selain itu, ada Huawei P20 Pro yang juga sudah mendukung fitur ini setelah update.

Sebenarnya dari keluarga Asus, kami kepincut pada Zenfone 4 Selfie Pro. Fitur slow motion-nya di sana kurang lebih mirip dengan pembaruan yang dimiliki Huawei P20 Pro. Sayang produknya sudah kami kembalikan.
...

Buat kamu yang eksis di media sosial, tren ini bisa jadi rekomendasi untuk menghadirkan konten lebih menarik yang dapat dicoba. Memang rasanya jadi pengen memiliki produk tersebut yang menyediakan fitur super slow mo, tapi nggak perlu dipaksa juga. Semisalnya punya kelebihan sih, nggak masalah dari sisi finansial.

Gunakan aplikasi yang menyediakan fitur slow motion aja kalau begitu. Memang keliatan ribet, tapi patut dicoba saja. Kalau mengerti tekniknya, dan terbiasa, konten yang dihasilkan sama saja tentunya. 

Apa pendapatmu?

Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

0 comments

Post a Comment